Selasa, 01 Desember 2015

Berdiri diatas daun

Bisa-bisanya daun dipake buad berdiri
Daun ug dipake buad berdiri, emang g ad tempat laim?
Daun itu lembek... mana bisa dipake buad berdiri.... ya jatuh lah...

Suara2 itu datang dr kanan n kiri...
"Nanti klo uda lama berdirinya enak lhu... daunya bs jd emas"
Kata2 itu keluar dr mulut mereka, mereka yg perduli.
Mereka yg memperhatikanku...
Lha yg lain gmn bro? Yg lain mah memanfaatkan aj, ini gila.

Lain diluar lain didalam.
Harapan bunda sangat besar denganku...
Dalam hati kecilku.pun pernah berbisik.
"Iki gek tenan po ora "
Terjadinya kesenjangan yg tajam antara keraguan n keyakinan.

Wahai pemilik alam... berikanlah yg terbaik bagi ciptaanmu ini.
Aamiin.

Sabtu, 01 Agustus 2015

Adx kecil.. doain kakak ya...

    Sayap elang tlah lelah tak mampu hindari semua arah. Bila q punya kesempatan disaat q mampu, q tak akan menyia2kanmu. Namun, dirimu tak hadir dalam kehidupan.q. Engkau masih bersembunyi membelakangi.q. kawan2.q yg disana sudah terbang jauh meninggalkan sarangnya, wahai sang elang. Sbenarnya sayap.q terlalu bosen dalam tempurung. Tempurung yg bebas luas namun membosankan.

Senin, 08 Juni 2015

Pagi yg siang

Pagi menyelimuti diri dalam kekhawatiran.
Khawatir akan siang yg sbentar lg berkeliaran.
Cemas? Itu pelangganmu kan?
Bingung? Itu slalu jatahmu bwad sarapan!

Kaki.q dan kakinya sama namun otaknya beda.
Kaki dan otak jauh.. jauh.. berbeda.
Kue nagasari memhampiri saat tak punya gigi.
Saat taring tajam tak ada mangsa untuk kali ini.

Bangkitlah dr kubur.. kuburan sempit.
Datangi sungai.. g usah pamit, kburu sakit dan menjerit.
Demit.. menjauhlah dr hidup.q yg sempit.

@Priyadono

Sebatang ilalang

Terkadang rasa ini ingin sekali q buang.
Buang yg jauh sekali sampai2 tak satu.pun elang menemukanya.

Terkadang keraguan yg menang, dia mengalahkan segalanya. Wahai jantung, kau tak berkawan.

Terkadang hari esok hanya bayangan, bayangan yg tak pernah jelas. Hal inilah yg menakutkan.

Terkadang keramain pun tak bisa mengundang, mengundang jantung.q tuk berdendang.

Terkadang q hanya berfikir kadang2 yg terkadang tidak kadang2.

Disini dibawah bintang, q menulis untuk diri.q sendiri. Dan yg mengerti hanyalah diri.q sendiri dan pencipta bintang.

@Priyadono

Kamis, 21 Mei 2015

Coklat.q teman sejati.q

Dentingan suaramu setia bersamaku
Renyah terdengar merdu
Kawanku kau slalu buadku rindu
Apapun maumu adalah mauku

             Coklat dan coklat
             Kamu slalu memikat
             Terus dekap hatiku erat
             Sampai lelap menjerat

Tak kenal pagi ato malam
Tetap berjalan walau suasana kelam
Bersama kita menyelam
Menyelam waktu tak kenal padam

              Saat ku senyum u ada
              Sedihpun masih sedia
              Sejati tiada tara
              Semua kt lakukan bersama


                                        @Priyadono

Sabtu, 21 Maret 2015

Masa lalu itu bukan masalah lu...

Otak ini sempat terbesit beberapa tahun silam dmn kebahagian yg tak ternilai dikala itu. Dahulu sewaktu Doni kecil sangatlah mengesankan. Masa-masa saat itu TV merupakan benda favorite smua umat. Saya dan teman2 sebaya sangat menyukainya. Saat itu stasiun tv tak sebanyak sekarang. Kala itu tersedia stasiun tv favorite adalah TVRI ( Televisi republik Indonesia). Kami bangga dg TVRI karena menampilkan acara yg benar2 berkwalitas dikala itu. Salah satunya adalah "Arena 123" acara yg sangat bagus. Arena 123 menampilkan profil negara2 yg ada di dunia. Kak Desi, hmm.. nama yg sangat familiar ditelinga ank2 dikala itu. Dan baru saja td ternyata acara Arena 123 diputar lg. Serasa kembali ke masa lalu. Smoga banyak lagi acara jaman dahulu yg diputar ulang di tahun 2015 ini.

@Priyadono

Sabtu, 07 Maret 2015

Anggrek jambon

Anggrek.. u mahal dan indah.
Tak sembarang orang bs merawatmu.
Tak sembarang orang mampu menumbuhkanmu dan berbunga.

Anggrek.. apalagi anggrek jambon.
Dr jauh indah, dr dekatpun iya.
Q dl sempat menanam bibit anggrek, namun jauh dr kata sukses.. jauh.. jauh bgt...

Kebetulan pohan mangga dpn rumah..
Pohon mangga dpn rumah menjadi saksi. Anggrek yg ini dan yg itu...
Yang itu lhu... yang itu....

Anggrek, meski susah.. meski payah...
Ngkau tetap anggrek jambon.. jambon...

@Priyadono

Senin, 23 Februari 2015

Lampionmu mengundang.q

Lampion merah... lampion indah..
21 february 2015, 3 hr setelah perayaan imlek di kota Solo tercinta..
Saat itu langit sangat bersahabat... bulan pun hangat merapat.
Saat itu smua insan penuh bahagia menggenggam kamera.. baik keluarga, sahabat, teman2 ato pacar2 mereka...
Serentak memonumenkan kehadiran sang lampion merah. Malam itu sangat syahdu dan menawan.. rakyat solo membanjiri si pasar tua.. si pasar gede... tionghoa menunjukan eksistensinya diwajah kota solo kota budaya... tak ada gejolak yg menimpa, smua hangat dalam suasana... wahai solo, wahai budaya.. engkau pun ramah dg budayanya... q bangga menginjakan kaki dijatungmu..
Wahai solo... wahai budaya...
Engkau indah dalam balutan kebersamaan bersamanya...

Salam dari.q, dari.q yg mengagumimu lampion merah...

@Priyadono


Minggu, 08 Februari 2015

Adik.q sayang.

Adik.. mas sayang bgt am u. Mas kangen dg manjamu... "mas.. njaluk duit 2rb tumbas pop ice" q rindu dg kata2 yg muncul dr mulutmu yg mungil..

Jangan nakal ea sayang... adx.q sayang.. adx.q tercinta.
Ingin q peluk u dlm tidur gelap.q. 
Adx mau ap? Es cream tanah ato tornado??? Smua boleh sayang..
Nanti klo ktm kita gelut2an y.. adx boleh pake jurus rasainggan..
Adx sayang.. klo mau kmn2 mas anter y... pokoKnya mas slalu ad bwad u sayang.             

Miss u Dapitun uprut...

@Priyadono

Jalanku, akankah kau setia.

Meski raga ini kuad.
Namun jiwa ini tak sanggup berbuad.
Sepi ini selalu menyelimuti diri.
Sebenarnya q sudah benci kau iringi.

Aq terlalu hebat tuk menghadapi.
Waktu tlah memaksa.q menjadi ahli.
Sungai ini meletakan.q pd tempat nyaman.
Q inginkan ombak wahai kawan.

U teriak2 sekeras ombak.
Hey.. aq ingin mencicipi ombak.
Sungai.q slalu membuai.q
Maaf.q maaf untukmu.

Apakah kau iri dg tenang.q
Q harap sih sperti itu.
Itulah yg bs bwad.q t'senyum.
Ih.. ayolah bwad q kagum.

                                                  @Priyadono